Kamis, 16 Agustus 2012

Tips Mudik Aman Untuk Wanita Hamil

Mudik adalah peristiwa sosial sekaligus spiritual. Oleh karena itu, jutaan orang selalu ingin mengalaminya. Selalu ada kegembiraan ketika seseorang dapat bertemu dengan kerabat dan berbagi maaf, sekaligus angpao, hihi... ^_^>. Namun untuk wanita hamil yang tetap ingin melakukan perjalanan mudik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Tujuannya agar tak mengalami kelelahan demi kesehatan bayi dalam kandungan.

Wanita hamil juga harus menjaga tubuh agar tak kekurangan cairan. Sejumlah dokter kandungan mengatakan, wanita hamil memerlukan cairan lebih banyak dibanding yang tidak hamil. Oleh sebab itu, untuk menempuh perjalanan mudik, wanita hamil tidak disarankan untuk berpuasa.

Mungkin ada sebagian yang menyangkal dan tetap ingin berpuasa selama mudik. Menurut catatan medis, cairan dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah yang dikirimkan ke janin yang sedang tumbuh. Asupan cairan yang cukup juga digunakan untuk mencegah konstipasi, wasir dan infeksi saluran kencing.
gambar ilustrasi wanita hamil. Source : www.dakwatuna.com
Ketiga gangguan kesehatan itu acap kali menyerang wanita hamil. Tanda-tanda kekurangan cairan adalah : rasa haus yang berlebihan, mulut dan hidung terasa kering, dan air seni berwarna kuning gelap. (Baca juga : Tips Merawat Rambut Bergelombang)

Cairan tubuh yang hilang bukan hanya terjadi saat terpapar panas matahari. Namun dapat juga dialami saat berada di dalam ruangan ber-AC. Bahkan di dalam kabin pesawat pun dehidrasi dapat menyerang, karena udara hasil kompresi bersifat kering. Untuk itu, sering minum menjadi kegiatan yang dianjurkan untuk perempuan hamil.

Lalu ada lagi yang harus diperhatikan bagi wanita hamil, yaitu mengenai penggunaan fasilitas umum seperti toilet. Saat musim mudik, jutaan orang bisa ketemu di terminal bis, stasiun, bandara dan tempat-tempat istirahat. Artinya intensitas pemakaian fasilitas umum meningkat. Akibatnya ada kemungkinan terjadi penyebaran rantai kuman/penyakit.

Untuk mengurangi resiko tertular kuman/bakteri, wanita hamil hendaknya disiplin dalam menjaga diri. Sebelum menggunakan kloset umum, sebaiknya siramlah dulu dengan air bersih.
Setelah itu tangan harus selalu dicuci dengan sabun/mengoleskan cairan desinfektan. Ada baiknya juga bila selama perjalanan, wanita hamil mengenakan masker udara.

Ketika berlebaran pun, wanita hamil juga harus memperhatikan asupan makanan. Meski hidangan yang disajikan berlimpah dan lezat, mengontrol jumlah makanan yang disantap berguna untuk mengendalikan gula dan lemak agar tak berlebihan masuk ke dalam tubuh. Yang seringkali ditanyakan, "apakah batasan seorang wanita hamil boleh naik pesawat?" Ini tentu tergantung dari kondisi kehamilan dan lamanya penerbangan.

Semua akan dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter kandungan. Yang jelas, banyaknya pesawat baru yang terbang saat ini membuat perjalanan jauh lebih nyaman.