Rabu, 27 Februari 2013

Masa Kejayaan Banten I - Kisah Sultan Ageng Tirtayasa

loading...
Postingan ini merupakan sekuel ketiga dari kisah Sultan Ageng Tirtayasa. Sekuel pertama bisa kamu baca  di sini, sedangkan yang kedua di sini. Di bagian ini berceritakan tentang Kejayaan Banten selama dipimpin Sultan Ageng Tirtayasa. Selama memimpin Kerajaan Banten, Sultan Ageng Tirtayasa dikenal sangat tegas dan cakap dalam menjalankan roda pemerintahan. Dia pun berusaha mengembalikan kejayaan Banten seperti pada waktu pemerintahan dua pendahulunya, Sultan Maulana Hasanuddin dan Sultan Yusuf. Guna mewujudkan harapan tersebut, Sultan langsung mengeluarkan sejumlah kebijakan, antara lain :

Memajukan perdagangan Banten dengan meluaskan daerah kekuasaan dan mengusir Belanda dari Batavia. Berkat kebijakannya itu, dalam waktu tidak terlalu lama, Banten telah menjadi kota pelabuhan dagang yang penting di Selat Malaka. Kondisi ini tidak disukai VOC. Mereka lantas memblokade Banten. Dari sebelum memerintah, sebenarnya Sultan Ageng Tirtayasa sudah mengamati bahwa kedudukan Belanda di Batavia pada suatu saat nanti akan membahayakan Banten. Dengan monopoli perdagangan VOC di Batavia, tentu sangat merugikan kehidupan Banten pada umumnya. para pedagang asal China dan Maluku yang biasanya berlabuh di Banten, dipaksa singgah di Batavia.

Tiga tahun sudah blokade berjalan dan dampaknya kian terasa. Maka, dengan terpaksa Banten mengadakan perjanjian dengan VOC yang menyatakan bahwa hak-hak Belanda diakui dan perdagangan Banten dibatasi oleh Belanda. Tetapi, beberapa bulan itu, Sultan Ageng Tirtayasa meniadakan perjanjian tadi dan menjadikan Banten sebagai pelabuhan terbuka.

Pada saat bersamaan, Sultan Ageng Tirtayasa juga berkeinginan mewujudkan Banten menjadi kerajaan Islam terbesar. Ada dua hal yang dia lakukan ; Pertama, di bidang ekonomi, kesejahteraan rakyat ditingkatkan melalui pencetakan sawah-sawah baru serta irigasi yang sekaligus berfungsi sebagai sarana perhubungan. Di bidang keagamaan, ia mengangkat Syekh Yusuf, seorang ulama asal Makassar, menjadi mufti kerajaan yang bertugas menyelesaikan urusan keagamaan dan penasehat Sultan dalam bidang pemerintahan.

Selain itu, Sultan memang terkenal sangat menaruh perhatian bagi pengembangan agama islam. Oleh karenanya, Beliau menggalakkan pendidikan agama, baik di lingkungan kesultanan, maupun di masyarakat melalui pondok pesantren. Agama islam pun berkembang pesat, terlebih ditunjang dengan banyaknya sarana dan prasarana peribadatan seperti mushola dan masjid.
Masa Kejayaan Banten I - Kisah Sultan Ageng Tirtayasa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown
 

Top