Kamis, 21 April 2016

Anak akan Bertambah Tinggi ketika Cegukan?

loading...
Cegukan merupakan reaksi alami tubuh. Ini bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Cegukan terjadi karena diafragma, otot yang berada di bawah dada. Ketika menarik nafas, diafragma akan naik turun untuk membantu menarik udara ke paru-paru.

Ketika mengeluarkan nafas, diafragma akan rileks dan udara mengalir keluar dari par-paru kembali melalui hidung dan mulut. Terkadang diafragma tidak bekerja dengan baik karena makan yang terlalu cepat sampai perut kembung.
Why do we hiccup?
Cegukan / Gambar via highlightskids.com
Namun, di negara sepeti Indonesia dan India, cegukan diartikan bahwa anak akan tumbuh tinggi. Tapi apakah benar?

Menyambung dari sebelumnya, ketika perut kembung karena makan terlalu cepat membuat diafragma menarik ke bagian bawah dan udara yang terhirup masuk ke tenggorokan secara tiba-tiba. Saat udara keluar, pita suara akan menutup dan tiba-tiba cegukan.

Dari penjelasan ini dapat disimpulkan bahwa cegukan tidak ada hubungannya dengan tumbuh tinggi anak. Cegukan adalah masalah kesalahan dalam sikap makan, yaitu tergesa-gesa dan makan sampai kembung.

Cegukan biasanya hanya sampai beberapa menit saja. Cegukan ada juga yang sampai berhari-hari bahkan berbulan-bulan, ini yang tak biasa. Jika hal itu terjadi, berarti ada kesalahan dalam kesehatan dan harus segera diperiksakan ke dokter.

Cegukan bukan masalah yang serius. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan guna menangani cegukan, yaitu dengan minum air yang banyak, menahan nafas selama 10 detik dan diulang sampai cegukan berhenti, atau dengan menaruh gula di bawah lidah kemudian minta teman untuk mengejutkanmu.

Jadi, cegukan bukanlah masalah yang serius dan tidak menyebabkan anak tambah tumbuh tinggi.
Anak akan Bertambah Tinggi ketika Cegukan? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top