Selasa, 19 April 2016

Apakah setelah Kentut Boleh Melanjutkan Membaca Al Qur'an? Ini Jawabannya!

loading...
Membaca Al Qur'an adalah salah satu ibadah bagi umat Islam. Oleh karena itu, dalam membaca Al Qur'an pun harus mematuhi kaidah-kaidah dan syarat sahnya. Karena Al Qur'an merupakan kitab suci, membacanya pun harus dalam keadaan bersih dan suci. Oleh karenanya, kita diharuskan berwudhu dahulu sebelum membaca Al Qur'an.

Terkadang, ketika kita sedang melakukan ibadah, ada rasa ingin kentut dan kita berusaha menahannya hingga ibadah yang kita lakukan selesai. Misalnya saja ketika membaca Al Qur'an, kita ingin kentut dan ternyata tak tertahankan. Kemudian tanpa sadar udara itu keluar. Yang jadi pertanyaan, apakah kita masih boleh melanjutkan membaca Al Qur'an lagi?
Membaca Al Qur'an / Gambar via aingwati.cf

Dalam hal ini, terdapat tiga hal yang perlu dibedakan, antara lain :

  1. Membaca Al Qur'an dengan kondisi hadas kecil, dengan catatan, tanpa menyentuh. Seperti membaca dengan hafalan.
  2. Menyentuh Al Qur'an dalam kondisi hadas kecil.
  3. Menyentuh Al Qur'an dalam kondisi hadas besar.
Untuk membaca Al Qur'an dalam kondisi hadas kecil, baik sebelum maupun di tengah membaca Al Qur'an, para ulama sepakat untuk memperbolehkannya. Dalam kondisi hadas dan hadits diperbolehkan membaca Al Qur'an.

Hal ini sesuai dengan hadits riwayat Bukhari 4295 dan Muslim 763, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma, beliau bercerita bahwa beliau pernah tidur di rumah Maimunah, istri Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, yang merupakan bibi Ibnu Abbas. Ketika masuk tengah atau sepertiga malam terakhir, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam terbangun. Beliau duduk, mengusap aroma kantuk dari wajah beliau, kemudian beliau membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran. Kemudian beliau menuju wadah air yang digantung, lalu beliau wudhu dengan sempurna dan sholat tahajud.

Ketika bangun tidur, kita dalam keadaan hadas. Tapi, dalam hadits tersebut mengatakan bahwa beliau langsung membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran. Para ulama memahami bahwa hadits ini boleh membaca Al Qur'an dalam kondisi hadas.

Sedangkan masalah menyentuh Al Qur'an dalam keadaan hadas masih diperdebatkan. Sebagian ulama mengingatkan bahwa ketika kentut keluar, bacaan Al Qur'an dihentikan sementara, kemudian dilanjutkan lagi setelah kentut selesai.

Jika mengambil pendapat bahwa larangan menyentuh Al Qur'an ketika hadas, maka begitu hadas, Al Qur'an langsung diletakkan di tempat yang aman dan bacaan tetap dilanjutkan.

Wallahu a'lam bishawwab.
Apakah setelah Kentut Boleh Melanjutkan Membaca Al Qur'an? Ini Jawabannya! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top