Rabu, 04 Mei 2016

70 Tahun Taat Beribadah, Ulama ini Meninggal dalam Keadaan Kafir!

loading...
Ulama adalah orang yang ahli di bidang agama Islam. Mereka belajar ilmu agama sampai mati. Tak jarang mereka menjadi guru dan dianggap sebagai orang yang mulia karena ilmunya.

Namun, sehebat apapun seorang ulama, tak luput pula dari godaan jin. Jin merupakan makhluk ghaib yang berusaha menghasut manusia. Godaan-godaan jin terkadang membuat manusia tak berdaya dan akhirnya mau menuruti keinginan jin.
Ilustrasi / Gambar via 1fotonin.com
Kisah berikut ini merupakan kisah seorang ulama besar pada masa Bani Israil. Ia mati dalam keadaan kafir karena hasutan dari setan. Godaan kepada ulama ini datang dari Jin Ifrit, yang tak suka ketika melihat manusia taat kepada Allah Ta'ala.

Awalnya, ulama ini adalah ulama yang sangat taat kepada Allah Ta'ala. Hari-harinya ia habiskan untuk beribadah. Do'a-do'anya cepat diijabah oleh Allah Ta'ala. Dan tak sedikit orang yang sakit kronis sembuh karena do'anya kepada Allah Ta'ala.

Karena tidak suka dengan sang ulama, yaitu Barshishah, Jin Ifrit mulai melancarkan aksi untuk membuat sang ulama terjerumus dalam kesesatan. Ia pergi ke istana raja Bani Israil, dimana sang raja memiliki seorang putri. Kala itu, sang putri sedang berkumpul dengan keluarganya.

Jin Ifrit datang dan membuat sang putri menjadi gila. Keluarga sangat heran dan kaget dengan perubahan sang putri. Lalu Jin Ifrit datang dengan wujud manusia. Ia menyarankan pada raja untuk membawa sang putri ke Barshishah, karena do'a dari Barshishah sangat manjur.

Dan benar, setelah dido'akan Barshishah, sang putri dapat sembuh kembali. Namun, ketika pulang ke kerajaan, sang putri kumat lagi. Jin Ifrit yan menjadi manusia itu menyarankan untuk membawa sang putri kembali ke Barshishah, tapi meninggalkannya disana agar Barshishah dapat mengontrol keadaannya sewaktu-waktu.

Keluarga kerajaan menyetujuinya. Tapi, Barshishah tidak mau jika sang putri ditinggalkan sendirian tanpa ada yang menemani. Ia ingin salah satu dari keluarganya menemani sang putri. Tapi, keluarga menolak dan bersikeras meninggalkan putri sendiri bersama Barshishah.

Setiap kali Barshishah memberi makan sang putri, ia tak pernah sekalipun melihat wajahnya. Hingga pada suatu hari saat memberi makan, Barshishah melihat wajah sang putri. Betapa kagumnya ia melihat kecantikan sang putri. Kemudian muncul keinginan syahwat dan dengan keadaan hilang akal, Barshishah menghamili sang putri.

Sang putri hamil, kemudian muncul hasutan Ifrit yang mengatakan bahwa, jika keluarga tau Bashishah telah menghamili sang putri, maka raja dan rombongannya akan mendatangi Bashishah. Jadi, katakan bahwa putri tak bisa diselamatkan dan akhirnya meninggal.

Dengan alasan itu, keluarga kerajaan percaya pada Bashishah. Namun di kerajaan, Ifrit membisikkan hal yang berbeda bahwa sang putri telah dihamiliki Bashishah dan dibunuh. Jenazah sang putri dikuburkan di halaman Bashishah.

Kemudian raja dan rombongan datang lagi menemui Bashishah. Mereka mencari tubuh putri yang dikubur, dan benar saja ada bekas sembelihan di leher. Bashishah lalu disalib dan hendak dibunuh. Lalu muncul ifrit dengan hasutannya, "Jika kamu ingin bebas, kamu harus bersujud padaku. Aku akan mengatakan pada mereka bahwa bukan kamu yang membunuh, tapi orang lain."

"Lalu bagaimana aku bersujud padamu dalam keadaanku seperti ini?," tanya Bashishah.

Cukup isyaratkan dengan kapalamu, yang penting kamu niat sujud kepadaku. Ketika Bashishah bersujud, setan berkata: Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu. Allah Ta'ala berfirman, "(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) syaitan ketika dia berkata kepada manusia: "Kafirlah kamu", maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah Tuhan Semesta Alam." (QS. Al Hasyr: 16)

Itulah kisah sang ulama yang meninggal secara kafir padahal selama 70 tahun, ia taat beribadah kepada Allah Ta'ala. Hati-hati terhadap hasutan jin, karena jin mudah sekali menghasut. Mereka cerdik dalam melakukan tipu daya dan tak akan berhenti mengganggu manusia.
70 Tahun Taat Beribadah, Ulama ini Meninggal dalam Keadaan Kafir! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top