Jumat, 06 Mei 2016

Apakah Sholat tanpa Peci itu Batal?

loading...
Seperti kita tahu, peci merupakan alat sholat bagi pria. Peci dikenakan di kepala ketika seorang pria melaksanakan sholat. Peci pun sekarang memiliki motif yang berbeda-beda, tak hanya hitam atau putih.

Namun, timbul pertanyaan mengenai satu hal, yaitu: Apakah sholat bisa sah ketika tidak memakai peci seperti yang sudah ditetapkan?
Peci / Gambar via ebay.ca
Dalam hal ini, ada tiga sikap berbeda dalam menanggapi pemakaian peci ketika sholat. Dua anggapan berlebihan dan satu anggapan pertengahan.


Anggapan pertama menyatakan bahwa peci wajib dipakai ketika sholat. Bahkan wajib juga dipakai di kehidupan dan aktivitas sehari-hari. Mereka sangat mengistimewakan peci, hingga mempengaruhi orang untuk mengenakan peci dalam kehidupan duniawi.

Mengenai anggapan berlebihan ini sampai muncul hadits palsu, yang berbunyi: "Sholat sunnah atau sholat wajib yang memakai imamah (penutup kepala) senilai 25 kali sholat tanpa imamah. Jumatan dengan imamah senilai 70 kali jumatan tanpa imamah." (HR. ad-Dailami dalam Musnad Firdaus (2/108), dan dinilai oleh al-Hafidz Ibnu Hajar sebagai hadits palsu)

Anggapan kedua, berkebalikan dengan anggapan pertama. Yaitu anggapan modernisasi, dimana mereka menganggap peci itu tak perlu dikenakan. Meski di acara resmi sekalipun tak perlu mengenakan peci.

Dan yang terakhir, anggapan ketiga menyatakan bahwa peci dinilai sebagai tradisi, namun menjadi identitas dan perhiasan seorang mukmin. Mereka tidak mengkaitkan keabsahan sholat dengan peci. Hanya saja, mereka menganjurkan memakai peci, baik ketika sholat maupun di acara resmi.

Wallahu a'lam bishawwab.
Apakah Sholat tanpa Peci itu Batal? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top