Senin, 23 Mei 2016

Inilah yang Harus Dilakukan ketika Mendapat Mimpi Buruk

Ketika tidur, tak jarang kita mendapatkan mimpi. Dan terkadang, mimpi yang kita alami itu adalah mimpi buruk. Mimpi buruk datangnya dari setan, entah itu mimpi yang menakutkan, mimpi yang menyedihkan, atau mimpi tentang hal yang tidak disukai.

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas mengenai hal yang harus kita lakukan ketika bermimpi indah. Dan sekarang, kita akan membahas hal yang harus dilakukan ketika kita bermimpi buruk sesuai anjuran Nabi Muhammad Shallallahu A'alaihi wa Sallam.
Mengatasi mimpi buruk sesuai anjuran Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam / Gambar via hotflick.net
Inilah yang harus dilakukan ketika mendapat mimpi buruk :
  1. Ta'awudz

    Ketika memperoleh mimpi buruk, berlindungnya kepada Allah Ta'ala dengan membaca ta'awudz untuk mengatasinya. Disunnahkan kita membaca ta'awudz sebanyak tiga kali. "Mimpi buruk datangnya dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah Ta'ala karenanya." (HR. Al Bukhari)
  2. Meludah ke Kiri Sebanyak Tiga Kali

    Setelah membaca ta'awudz, bangunlah dan meludah sebanyak tiga kali. "Apabila salah seorang kami bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah Ta'ala dari gangguan setan tiga kali..." (HR. Muslim)
  3. Sholat

    Meminta pertolongan kepada Allah Ta'ala dengan ta'awudz hanya dengan lisan. Sedangkan dengan perbuatan, kita dianjurkan untuk melaksanakan sholat. "Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian sholatlah..." (HR. Muslim)
  4. Mengubah Posisi Tidur

    Setelah sholat, dimungkinkan orang yang mengalami mimpi buruk akan tidur lagi. Hal ini boleh dilakukan, tapi dianjurkan untuk mengubah posisi tidur dari semula.

    "Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah Ta'ala dari gangguan setan tiga kali, dan mengubah tidurnya dari posisi semula." (HR. Muslim)
  5. Tidak Menceritakan Mimpi

    Meski mimpi itu mengganggu dan kita tak tahan untuk bercerita, sebaiknya tidak menceritakannya. Meskipun kita hanya bercerita ke orang terdekat saja, sebaiknya jangan diceritakan. Karena bisa saja mimpi buruk itu malah terjadi.

    "Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah Ta'ala dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakannya." (HR. Al Bukhari)
  6. Tidak Menafsirkan Mimpi dengan Penafsiran Negatif

    Mimpi itu mungkin bisa saja terjadi sesuai dengan penafsiran. Ini seperti sugesti dari penafsiran terhadap mimpi yang dialami. Oleh karena itu, jika terpaksa menafsirkan mimpi, tafsirkanlah dengan hal yang baik.

    "Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta'birkan/ditafsirkan, jika dita'birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi." (HR. Ibnu Majah; shahih)
Itulah hal yang harus dilakukan ketika bermimpi buruk sesuai anjuran dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Jangan lupa berdo'a dan membersihkan diri sebelum tidur akan kita senantiasa dilindungi oleh Allah Ta'ala dalam tidur kita.