Jumat, 20 Mei 2016

Merasa Terjatuh ketika Tidur? Kenapa ya?

Pasti kita pernah mengalami rasa seperti terjatuh atau terpeleset saat tidur bukan? Ketika kita baru terlelap tidur, tiba-tiba kita kaget karena terasa seperti terjatuh.

Ini adalah hal yang wajar terjadi. Semua orang pernah mengalaminya. Hal ini disebut dengan hypnic jerk. Hypnic jerk bukanlah suatu penyakit yang mematikan ataupun berbahaya. Tapi kenapa hal itu bisa terjadi pada kita ya?
Hypnic jerk / Gambar via greenarea.me
Dalam suatu teori mengatakan bahwa hypnic jerk terjadi karena otak sedang diperebutkan dua sistem syaraf. Jadi, rasa bangun itu tidak hanya dikontrol oleh satu sistem syaraf, melainkan dua.

Di dalam otak kita terdapat syaraf ventrolateral preoptic nucleus atau VLPO yang mengatur rasa kantuk kita dan juga ada syaraf Reticuler Activating System yang mengatur rasa bangun kita.

Hypnic jerk terjadi ketka dua syaraf ini saling tarik menarik untuk mengontrol rasa kantuk kita. Ketika VLPO berusaha menidurkan kita, terkadang syaraf Reticuler Activating System belum sepenuhnya ter-non-aktifkan. Sehingga timbullah rasa ingin jatuh ini.

Ini bukanlah hal yang berbahaya, karena ini adalah refleks dari syaraf-syaraf kita. Dan biasanya terjadi hanya sekali dalam satu waktu itu.

Itulah mengapa kita seperti merasa akan jatuh saat tidur.