Minggu, 26 Juni 2016

Bolehkah Mencicipi Makanan saat Puasa?

loading...
Sudah sewajarnya sebagai seorang wanita atau ibu, kita memasak untuk keluarga. Dalam memasak, terkadang masakan kita pas rasanya, kadang kurang asin, kadang terlalu pedas, dan beberapa hal yang kurang pas lainnya. Maka dari itu, biasanya ketika memasak kita mencicipi dulu masakan kita agar terasa pas.

Namun, ketika bulan puasa, memang kita harus menahan rasa lapar dan dahaga, tapi bukan berarti kita tidak boleh memasak. Memasak tetap diperbolehkan, yang jadi pertanyaan adalah apakah boleh kita mencicipi masakan ketika puasa?
Mencicipi masakan / Gambar via thedrinksbusiness.com
Dalam hal ini, ada beberapa madzhab, diantaranya adalah :
  1. Hanafi

    Makruh bagi orang yang sedang berpuasa mencicipi masakan jika masuk ke dalam perutnya, baik itu puasa wajib maupun puasa fardhu. Tapi, diperbolehkan mencicipi makanan untuk sekedar mengetahui garamnya sudah pas atau belum, misalnya suaminya memiliki perangai kasar dan sensitif.
  2. Maliki

    Makruh hukumnya bagi orang yang berpuasa mencicipi makanan. Jika harus dicicipi, hendaknya setelah dicicipi harus diludahkan kembali. Apabila makanan yang dicicipi sampai di kerongkongan tanpa sengaja, wajib baginya mengqadha. Sedangkan jika makanan sampai di kerongkongan dengan sengaja wajib mengqadha dan membayar kaffarah (denda) puasa ramadhan.
  3. Syafi'i.

    Makruh hukumnya, kecuali memang sangat diperlukan. Misalnya bagi tukang roti yang roti itu ditujukan untuk banyak orang, maka tidak makruh.
  4. Hanbali

    Makruh hukumnya, tapi apabila terdesak karena suatu keperluan, maka tidak makruh.
Jika ragu-ragu untuk mencicipi, sebaiknya tidak usah dilakukan. Karena beberapa madzhab mengatakan makruh. Jika rasanya kurang pas untuk masakan yang berkuah, bisa ditambahkan rasa ketika sudah berbuka.

Semoga kita dapat melaksanakan puasa sesuai dengan syariat agama Islam yang benar.
Bolehkah Mencicipi Makanan saat Puasa? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top