Jumat, 22 Juli 2016

Apakah Kamu Cukup Memiliki Jiwa Nasionalisme?

Berkembangnya globalisasi membuat budaya lain sangat mudah masuk ke Indonesia. Hal ini menjadikan masyarakat Indonesia, terutama para remaja mudah terkontaminasi. Hal ini menyebabkan mereka senang dengan budaya lain tapi melupakan budaya bangsa sendiri, bahkan mereka merasa malu untuk mempelajari budaya sendiri.

Mereka merasa apa yang dimiliki Indonesia tak lebih baik dari negara lain. Inilah yang menyebabkan sikap nasionalisme berkurang. Sikap cinta tanah air ini tak harus ditunjukkan melalui perjuangan melawan penjajah, menang olimpiade, tapi dapat ditunjukkan melalui hal lain.

Apakah kamu cukup memiliki jiwa nasionalisme?
  1. Bahasa Indonesia

    Bahasa Indonesia / Gambar via jakarta.coconuts.co
    Sekarang ini, anak-anak banyak yang sudah diajari Bahasa Inggris dan memakai Bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari. Memang Bahasa Inggris juga penting, tak hanya Bahasa Inggris, tapi bahasa lain juga penting. Tapi sebaiknya, kita gunakan sesuai kebutuhan dan mencampur adukkan Bahasa Indonesia dengan bahasa lain bukankah seperti menghina bahasa sendiri?
  2. Budaya

    Budaya / Gambar via mozart.travelsort.com
    Seperti yang sudah disinggung di awal, anak bangsa malah terkadang malu memperkenalkan budaya sendiri. Mereka merasa bangga dapat mempelajari budaya dan memperkenalkan budaya bangsa lain.
  3. Upacara Bendera

    Upacara Bendera / Gambar via hollandamericablog.com
    Upacara bendera merupakan simbol kita menghormati jasa para pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tapi, banyak yang belum sadar arti penting upacara ini. Mereka masih suka kucing-kucingan dengan guru untuk menghindari upacara, masih ada yang bergurau sendiri ketika upacara.
  4. Demo yang Anarkis

    Demo yang anarkis / Gambar via libcom.org
    Untuk apa memusuhi orang yang sama-sama satu negara? Daripada melakukan demo yang anarkis, bukankah lebih baik berteman dan berbaikan saja? Banyak kerugian yang ditimbulkan dari demo anarkis.
Memang hal itu bukan parameter akurat untuk menentukan seberapa tinggi jiwa nasionalisme kamu. Tapi setidaknya, kamu bisa berkaca dari diri sendiri apakah kamu cukup memiliki jiwa nasionalisme.