Selasa, 19 Juli 2016

Unik! Sistem Navigasi Burung Dara dengan Aroma

Burung dara, salah satu jenis burung yang tak asing lagi bagi kita. Di Indonesia sendiri masih terdapat banyak burung dara, dan orang-orang pun banyak juga yang memeliharanya.

Zaman dahulu, orang menggunakan burung dara untuk mengirim surat ke tempat yang jauh. Kenapa dipilih burung dara? Itu karena adanya alasan tersendiri.
Burung dara / Gambar via birdparadise.org
Burung dara memiliki penciuman yang tajam seperti anjing, inilah yang membuatnya dapat kembali setelah pergi ratusan kilometer jauhnya dari rumahnya. Memang burung tak memiliki hidung layaknya anjing, namun mereka memiliki lubang yang berfungsi sama dengan fungsi hidung.

Hal ini membuat peneliti di Italia tertarik pada kemampuan burung dara tersebut. Para peneliti membuktikan bahwa burung tersebut mengandalkan satu dari dua lubang hidungnya untuk menemukan rumahnya.

Dalam Journal of Experimental Biology, tim peneliti tersebut mengatakan bahwa merpati yang lubang hidung kanannya disumbat tidak mampu menciptakan "peta bau" untuk memandu perjalanannya. Aroma tersebut berfungsi untuk menentukan navigasi jalan menuju rumahnya.

Para ilmuwan dalam riset tersebut mencoba untuk menyumbat salah satu lubang hidung burung dara tersebut, kanan atau kiri. Mereka melepas burung di Cigoli, 40 kilometer dari Pisa, dan mengikuti rute kepulangan burung dari Cigoli menuju Pisa dengan menggunakan GPS.

Anna Gagliardo dan timnya di Department of Biology University of Pisa, Italia, dapat melihat burung yang tak dapat bernapas melalui lubang hidung kanan mengambil jalur yang berliku. Burung juga lebih sering berhenti daripada burung yang lubang hidung kirinya disumbat dan mengambil rute lebih panjang untuk pulang.

Jadi, itulah mengapa burung dara dapat dipercaya sebagai pengantar surat di masa lalu.
Unik! Sistem Navigasi Burung Dara dengan Aroma Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top