Kamis, 25 Agustus 2016

Hebat! Usia 70 Tahun Berani Mengarungi Samudera Atlantik Sendirian!

Berapa usia kakek nenekmu? Mungkin mereka sudah menginjak usia kepala 6 atau 7. Apa yang biasa manula lakukan? Mungkin yang mereka lakukan adalah menikmati hidup. Kegiatan yang dilakukan pun hanya kegiatan yang ringan, seperti bercocok tanam, mengurus hewan peliharaan, dan kegiatan ringan lainnya.

Tapi, pernahkah menjumpai manula kepala tujuh yang mengarungi samudera Atlantik yang luas? Mungkin terdengar mustahil, tapi ternyata hal ini benar-benar ada dan terjadi.
Stein Hoff / Gambar via purpose2play.com
Dia adalah Stein Hoff, seorang warga New York yang meninggalkan kotanya untuk berlayar. Ia bercita-cita ingin mengarungi samudera Atlantik dalam waktu 90 hari. Aksi berani dan nekatnya ini hanya berbekal keberanian akan petualangan.

Awal petualangan

Petualangannya dimulai pada 15 Mei dan berakhir pada 6 Agustus, setelah badai ganas menerjang kakek 70 tahun ini.

Hoff berlayar menuju Kepulauan Scilly di Inggris sebagai penghormatan atas petualangan George Harbo dan Gabriel Samuelsen pada tahun 1896, orang pertama yang mengarungi samudera Atlantik.

Kapal Hoff memiliki panjang 24 kaki dan dilengkapi dengan GPS, sistem penyaringan air, serta panel surya sebagai sumber tenaga peralatan elektronik.

Menurut Ripley's Believe It Or Not!, pihak yang mensporsori perjalanan ini, Hoff pernah menghadapi ombak setinggi 30-40 kaki dan angin kencang dengan kecepatan 60 mph.

Hoff mengatakan, "Berkali-kali aku menduga bahwa kabinku akan menjadi peti matiku ketika kapal terkunci dan tergulung berkali-kali." 

Hoff mengirim sinyal darurat dan kemudian dijemput oleh kantor penjaga pantai Norwegia. The Ludolf Oldendorff, kapal kargo yang datang beberapa jam kemudian menyelamatkan Hoff.

Ketika berlabuh di Quebec sembilan hari kemudian, ia masih terlihat memar dan babak belur. Dan bersyukur Hoff masih dapat bertemu dengan keluarganya.

Rencana petualangan Hoff pun gagal dan Hoff tidak ingin melanjutkan perjalanannya, namun ia masih berencana untuk mengunjungi destinasi di Kepulauan Scilly.

Ia berkata, "Ini seharusnya menjadi ziarah. Tapi, Kepulauan Scilly masih menjadi tujuan yang sangat menarik dan menawan. Setelah itu, aku akan melanjutkan kehidupan normal lagi di Norwegia."

Waaah berani sekali ya Stein Hoff, di masa tuanya ia malah mengarungi samudera Atlantik seorang diri!