Minggu, 07 Agustus 2016

Jangan Pernah Duduk di Atas Kuburan Selama Hidupmu!

Manusia di dunia ini hanya sementara. Seperti pepatah Jawa mengatakan, "Urip ning donya kuwi mung mampir ngombe", (Hidup di dunia itu hanya mampir minum). Artinya adalah bahwa hidup di dunia itu hanya sebentar, ibarat orang yang hanya mampir untuk minum. Minum di sini maksudnya adalah mencari bekal untuk hidup di akhirat.

Oleh karena itu, selama masih hidup di dunia, janganlah menyia-nyiakan waktu. Carilah banyak pahala dan melakukan perintah Allah Ta'ala, insyaAllah kita akan selamat di akhirat.
Kuburan / Gambar via cwgc.org
Berbicara mengenai akhirat, seluruh manusia pasti akan berakhir di akhirat. Bedanya, ada yang masuk surga dan neraka, tergantung pada amal perbuatannya. Berbuat baik dan sikap menghormati orang lain juga merupakan pahala.

Tapi, tak hanya kepada orang yang masih hidup yang wajib kita hormati. Orang yang sudah meninggal pun wajib kita hormati, yaitu dengan cara tidak duduk di atas kuburan.

Bagi umat Islam, makruh hukumnya duduk atau menginjak dengan kaki kuburan saudara seagama. Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Janganlah kalian duduk di atas kuburan dan jangan sholat menghadap kepadanya." (HR. Muslim)

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga bersabda, "Seandainya salah seorang dari kalian duduk di atas bara api kemudian bara api tersebut membakar pakaiannya dan mengenai kulitnya, itu lebih baik baginya daripada duduk di atas kuburan." (HR. Muslim)

Oleh karena itu, ketika kita pergi ke kuburan mendo'akan ahli kubur, jangan sampai kita duduk di kuburan atau menginjaknya. Duduk atau berjalanlah di sela-sela antara kuburan satu dengan lainnya. Karena kita tidak tahu bagaimana kondisi mereka di dalamnya.

Wallahu a'lam bishawab.