Rabu, 24 Agustus 2016

Kenapa Bekerja 8 Jam Sehari itu tidak selalu Efektif?

loading...
Rata-rata orang bekerja per hari adalah 8 jam. Memang waktu yang sangat lama dan sebenarnya 8 jam itu bukanlah waktu yang efektif untuk bekerja. Inilah mengapa para karyawan seringkali bosan dan stres dengan pekerjaannya.

Bekerja selama 8 jam per hari dicetuskan sejak revolusi industri sebagai pengganti waktu manusia dengan mesin. Nenek moyang kita mengajarkan untuk bekerja keras, 8 jam per hari tanpa istirahat, bahkan mereka tetap bekerja ketika waktu makan siang. Anggapan kuno ini  bukannya membantu kita, tapi malah menahan kita.
Bekerja / Gambar via economywatch.com
Sebuah penelitian dilakukan oleh Draugiem Group dengan menggunakan aplikasi komputer untuk melacak kebiasaan para karyawan. Terutama aplikasi yang mengukur berapa lama karyawan menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas dibandingkan dengan tingkat produktivitasnya. Baca : Cara belajar aneh namun efektif menunjang prestasi

Dan penelitian tersebut membuktikan bahwa lamanya waktu bekerja tidak berbanding lurus dengan banyaknya produktivitas. Masalahnya adalah bagaimana karyawan mengatur waktu bekerjanya. Karena mereka yang memiliki waktu bekerja lebih lama juga akan menggunakan waktu istirahat yang lebih lama pula. Baca : Beberapa negara ini menerapkan jam kerja yang lebih gila!

Otak manusia membutuhkan waktu istirahat agar dapat berpikir dengan baik. Istirahat sebentar sangat baik untuk mengembalikan produktivitasmu. Tapi, istirahat harus dilakukan dengan benar seperti berjalan ke sekitar, melihat pemandangan luar ruangan, atau tidur sejenak. Tapi, menonton YouTube, bermain sosial media, itu bukanlah cara istirahat yang dapat mengembalikan produktivitas.

Inilah cara memanfaatkan 8 jam waktu kerja agar produktif :
  1. Istirahatlah dalam Interval Jam tertentu

    Ketika mengerjakan tugas, bagilah ke dalam waktu-waktu tertentu dan beri sedikit waktu untuk beristirahat. Misalnya, mengerjakan tugas selama satu jam, kemudian istirahat dengan berjalan menuju dapur untuk mengambil minum atau semacamnya, kemudian kembali bekerja lagi.
  2. Hargai Waktu yang Kamu Miliki

    Hargailah waktu yang kamu miliki, gunakan energimu untuk melakukan pekerjaan. Jangan membuang-buang energi hanya untuk hal yang kurang penting seperti mengecek sosial media, chatting, dan hal lain yang dapat menghabiskan energimu.
  3. Beristirahat dengan Benar

    Istirahat dengan benar maksudnya memanfaatkan waktu istirahat dengan benar-benar beristirahat. Seperti yang sudah disinggung di awal, mengecek sosial media, menonton YouTube, bukanlah istirahat yang baik.

    Tapi, beristirahatlah dengan duduk melihat pemandangan luar ruangan, berjalan sekitar ruangan, atau tidur sebentar, itu dapat mengisi ulang energimu.
  4. Jangan Tunggu Hingga Lelah

    Buatlah jadwal istirahat dan jangan tunggu hingga tubuhmu lelah, karena itu sudah terlambat untuk mengisi ulang energimu. Buat rentang rentang waktu untuk istirahat dan patuhilah jadwal tersebut.
Jadi sebenarnya, bekerja 8 jam per hari dapat menjadi produktif dan tidak tergantung pada yang melakukan. Jika pekerja dapat menggunakan 8 jam waktu tersebut untuk bekerja dengan benar dan tidak terlalu banyak membuang waktu, maka pekerja dapat melakukan pekerjaan yang produktif.
Kenapa Bekerja 8 Jam Sehari itu tidak selalu Efektif? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top