Minggu, 14 Agustus 2016

Stop! Jangan Percaya Mitos tentang Depresi ini!

loading...
Depresi adalah suasana hati yang buruk dan berlangsung selama kurun waktu tertentu. Ketika mengalami depresi, hati akan sedih berkepanjangan, putus harapan, tidak punya motivasi untuk beraktivitas, kehilangan ketertarikan pada hal-hal yang dulunya menghibur, serta menyalahkan diri sendiri.

Depresi menyerang lebih dari 10 persen populasi di dunia. Mereka pun masih memiliki anggapan yang salah dan mitos tentang depresi. Salah satunya anggapan bahwa orang yang terkena depresi memiliki gangguan mental dan berbagai mitos lainnya.
Ilustrasi depresi / Gambar via thefrisky.com
Inilah mitos yang salah tentang depresi :
  1. Jika Orang Tuamu Depresi, Kamu juga akan Terkena Depresi

    Ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa depresi adalah keturunan, penelitian selanjutnya mengembangkan ini menjadi pertanyaan seberapa signifikan genetik menentukan risiko.

    Ketika memiliki kakek atau orang tua yang terkena depresi tidak meningkatkan risiko terkena depresi juga, ini hanya peningkatan marginal. Tapi, hal ini tidak menjamin bahwa jika orang tua atau kakek nenek menderita depresi maka kamu berisiko juga.
  2. Depresi hanya Menyerang Wanita

    Seringkali penderita depresi dilaporkan adalah para wanita, tapi tak hanya wanita melainkan pria juga berisiko terkena depresi. Pada kenyataannya, pria memiliki tingkat bunuh diri yang sukses lebih tinggi daripada wanita.
  3. Membicarakan Masalah Depresi hanya akan Memperburuk Keadaan

    Ini merupakan kesalahpahaman umum bahwa membicarakan masalah depresi akan membuat orang lain berpikir negatif. Padahal, menyimpan masalah tersebut sendiri malah berbahaya dan pengobatan depresi salah satunya adalah dengan mendapatkan support dari orang-orang terdekat.
  4. Antidepresan akan Mengubah Kepribadianmu

    Antidepresan adalah obat untuk penderita depresi, yang bekerja dengan mengubah kimia otak dan mengurangi gangguan mood. Hal ini terdengar menakutkan, tapi antidepresan hanya mengubah kimia otak tertentu saja, tidak semuanya.
  5. Antidepresan adalah Satu-satunya Obat Depresi

    Depresi adalah gangguan yang dapat diobati, tapi tidak cukup dengan hanya antidepresan, melainkan psychotherapy juga diperlukan. Mengobati depresi tak semudah mengkonsumsi obat saja, karena dibutuhkan juga latihan-latihan yang panjang.
Jadi, jika ada saudara atau teman yang menderita depresi, jangan jauhi dia. Bimbinglah dan bantu dia untuk sembuh kembali.
Stop! Jangan Percaya Mitos tentang Depresi ini! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top