Minggu, 11 September 2016

Inilah Orang-orang Yang Banyak Berdzikir, Tapi Malah Semakin Dekat Dengan Setan

loading...
Dzikir adalah mengingat Allah Ta'ala. Banyak kalimat yang bisa kita ucapkan sebagai dzikir. Dimulai dari istighfar (astaghfirullahaladzim), subhanallah wa bihamdih, lailahaillallah, laqaula walaquata illabillahil 'aliyyil 'adzim, sholawat nabi dan berbagai kalimat dzikir lainnya. 

Dzikir akan membuat hati kita menjadi tenang. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta'ala dalam QS. Ar ra'ad 28 yang artinya : (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. 

Dzikir juga merupakan obat hati, kegelisahan, kegalauan. Dzikir pastilah membawa energi positif. Namun tidak bagi orang-orang ini. Mereka memang banyak melantunkan dzikir, tapi mereka malah semakin dekat dengan setan. Siapa sajakah orang-orang ini?

Ilustrasi berdzikir / gambar via playstore
Hal ini sebagaimana kejadian yang dialami oleh murid Imam al-Ghazali. Dia bertanya pada sang guru, kenapa masih ada juga orang yang banyak berdzikir, tapi malah semakin dekat dengan setan terlaknat?

Dengan bijak, Imam al-Ghazali pun menjawab pertanyaan tersebut. Ia mengumpamakannya dengan orang yang mengusir anjing. Bagaimana jika ada orang yang mengusir anjing, tapi masih menyimpan tulang dan makanan kesukaan anjing di sekitarnya?

Tentu anjing itu akan kembali lagi bukan? 

Begitu pula dengan orang yang rajin berdzikir, tapi masih menyimpan berbagai penyakit hati di dalamnya, entah itu dendam, syirik, dengki, iri dan penyakit hati lainnya, maka setan senantiasa akan mendatanginya, mengakrabkan diri dan bersahabat dengannya.

Esensi dzikir

Inilah inti penting dari dzikir yang banyak dilupakan umat islam. Kita sering berdzikir dengan jumlah yang sangat banyak, tapi lupa dengan kebaikan akhlak yang seharusnya tumbuh karena energi positif dzikir. 

Banyak orang yang berdzikir, tapi masih melakukan hal yang sia-sia hingga dosa. Banyak yang mengikuti majelis dzikir, namun kelakukan masih jauh dari nilai-nilai islam. 

Biarpun, mereka lebih baik daripada orang buruk yang tidak berdzikir. Sebagaimana yang diwejangkan oleh Imam Ibu Athailah as-Sakandari, "Orang yang lalai saat berdzikir lebih baik daripada orang lalai yang tidak berdzikir."

Maka dari itu, marilah kita biasakan dzikir tidak hanya dengan lisan. Tapi mulai dari hati, lisan dan perbuatan.
Inilah Orang-orang Yang Banyak Berdzikir, Tapi Malah Semakin Dekat Dengan Setan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown
 

Top