Selasa, 27 September 2016

Sepulang dari Berhaji Langsung Syukuran, Bagaimana Hukumnya?

Orang akan senang ketika ia telah menyelesaikan ibadah hajinya. Bahkan, saking senangnya terhadap Tanah Suci, mereka yang sudah pernah pergi berhaji ingin menunaikan haji lagi di lain kesempatan. MasyaAllah, betapa bahagianya orang-orang yang berhaji itu, apalagi jika sepulang haji ia memiliki sikap yang lebih baik.

Ilustrasi / Gambar via graceformuslims.org
Berbicara mengenai orang yang pulang dari berhaji, pasti ada kalanya mereka ingin mengadakan pesta ketika pulang dari berhaji. Pesta ini ditujukan untuk menyambut kepulangan musafir, kemudian yang telah menunaikan ibadah haji tersebut makan-makan dengan keluarga, saudara, dan para tetangga.

Makan-makan atau pesta setelah pulang haji apakah diperbolehkan dalam Islam?

Hadist dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma, beliau menceritakan, "Ketika Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam datang di Mekah, anak-anak kecil bani Abdul Muthalib menyambut kedatangan beliau. Lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menggendong salah satu dari mereka dan yang lain mengikuti dari belakang." (HR. Bukhari 1798)

Acara makan-makan untuk menyambut orang yang baru pulang haji disebut dengan an-Naqi'ah. Tak hanya orang yang berhaji saja, tapi bagi semua kegiatan safar. Bahkan, sebagian ulama menganjurkan untuk mengadakan acara makan-makan dalam rangka tasyakuran.

An-Nawawi mengatakan, "Diadakan untuk mengadakan naqi'ah, yaitu hidangan makanan yang digelar sepulang safar. Baik yang menyediakan makanan itu orang yang baru pulang safar atau disediakan orang lain... diantara yang menjadi dalil hal ini adalah hadis Jabir Radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam ketika tiba dari Madinah sepulang safar, beliau menyembelih onta atau sapi." (HR. Bukhari). (al-Majmu', 4/400)

Dari penjelasan dan hadits-hadits di atas, jelas bahwa makan-makan untuk menyambut jamaah haji diperbolehkan, bahkan dianjurkan oleh sebagian ulama. Kebanyakan tradisi ini masih terjadi di perkampungan, dengan suasana kekeluargaan yang masih sangat kental. Jika di kota, tradisi ini sudah semakin jarang.

Semoga yang pulang dari ibadah haji dapat menjadi haji yang mabrur dan ibadahnya diterima oleh Allah Ta'ala, Aamiin.
Sepulang dari Berhaji Langsung Syukuran, Bagaimana Hukumnya? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top